Suatu hari, seorang penasihat keuangan menerima telepon dari kawan kuliahnya dulu, “Kami mau membuat rencana pensiun untuk perusahaan kami. Aku ingin kamu yang menanganinya.” Penasihat itu bertanya mengapa dia yang dipilih. Jawabannya: “Kamu orangnya gigih dan sabar. Ketika tiba waktunya mengambil keputusan, namamu yang pertama melintas di benakku.”

Lanjut baca